Puisi Renungan : SURAT CALON MAYIT UNTUK SAHABAT


Untukmu wahai sahabatku

Tegurlah Aku ketika Aku mulai salah

Untukmu wahai sahabatku

Aku tak memintamu menjadi penerang disetiap malamku

Karena cukup bagimu menjadi sebuah lentera kecil

ketika aku mulai bosan dengan kegelapan

Akupun tak perlu janji manismu slalu terdengar ditelingaku

Karena akupun sadar tidak bisa menjanjikan yang manis untukmu

Mungkin Aku takkan pernah bisa menjanjikan suatu hal yang indah untukmu

Seperti halnya sang mentari

Yang berjanji akan kembali bersinar di esok hari

Seperti sang rembulan

Yang akan bersinar ditengah malam menjelang

Ataupun seperti Sang pelangi

Yang berjanji mengias awan sepeninggal hujan

Cukuplah bagiku menjadi satu bintang

Yang selalu ada danbersinar

Meski terkadang sinarnya tak cukup menerangkan

Untukmu wahai sahabtku..

Berjanjilah kepadaku..

Ketika Aku mulai meredupkan sinarku

Ketika mataku mulai tak bisa jauh memandangmu

Ketika kaki-kaki ku ini mulai tak cukup kuat

Menopang ragaku sendiri

Dan ketika lidahku mulai kaku untuk mengatakan kepadamu

Bahwa aku selalu mendoakanmu

Meski di hari esok Aku tak bisa lagi menemanimu

Sahabat berjanjilah kepadaku..

Jangan Pernah sesali setiap tetes air mata yang kita jatuhkan bersama..

Dan jangan pernah sesali jabatan tangan ketika awal kita bertemu..

Untukmu wahai sahabatku..

Jika hari esok aku benar-benar meninggalkanmu..

Aku ingin engkau berjanji..

Jangan pernah tangisi kepergianku

Sedikitpun Aku tak mau kau menangis karenaku,,

Hanya sedikit pintaku,,

Semoga Allah mengizinkaku melihatmu ditengah pemakamanku

Wahai engkau sahabatku

Jangan pernah jatuhkan air matamu diatas kuburku

Meski Aku tahu kesedihanmu karena kepergianku

Tapi sekali lagi ku  katakan kepadamu

Bahwa Aku akan lebih sedih melihatmu menangisiku

Wahai engkau sahabatku.,,

Jika Aku benar-benar Pergi meninggalkanmu

Jangan pernah kenang diriku dengan megahnya pesta Dunia

Cukup Kenanglah diriku dengan doa-doa baikmu untuku,,

Wahai engkau sahabatku..

Izinkan aku Meninggalkanmu

Karena sekarang , besok ataupun nanti,,

Meski kita Berpisah,,

Jagalah persahabatan kita Hingga tiba waktumu bertemu dengan ku


Puisi di karang dan ditulis oleh Ruli , Rulionly
Share on Google Plus

About Tulisan Sederhana

Menulis untuk Detik Islami berbagi untuk sesama manusia, tulisan dari berbagai sumber
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar